Netizen Terharu Melihat Apa yang Dilakukan Seorang Ayah Ini untuk Obati Buah Hatinya

615

kanalberita.net – Tak kalah dengan kisah cinta yang dimiliki oleh seorang ibu kepada buah hatinya. Setiap ayah pun menyimpan cinta yang sama besarnya seperti ibu. Namun berbeda dengan ibu yang sanggup menunjukkan cinta dalam untaian kata, seorang ayah, mereka lebih memilih untuk bertindak secara nyata sebagai bentuk cinta.

Itulah yang coba ditunjukkan oleh seorang ayah di dataran Tiongkok. Dia rela bekerja keras demi menjual ratusan mangkuk mie. Semua itu dia lakukan untuk mengumpulkan biaya anaknya yang berusia dua tahun yang tengah menjalani pengobatan karena autism yang diderita.

Dilansir dream.co.id, Selasa (30/5/2017), kisah Chen Lecai mulai ramai diperbincangkan oleh sejumlah orang karena ketekunannya dalam menjual mangkuk demi mangkuk mie untuk menghasilkan cukup uang demi pengobatan anak tercintanya.

Chen yang membuka warung mie di kawasan Changzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, langsung menarik perhatian. Tak sedikit orang yang tersentuh hatinya dan memutuskan untuk membantu Chen dengan menjadi relawan yang bekerja di warung mienya tersebut.

Sejak sang anak didiagnosa mengidap autism, Chen yang sebelumnya telah memiliki pekerjaan akhirnya harus rela kehilangan sumber penghasilan sebanyak tiga kali karena kedapatan sering membolos di jam kerja. Perusahaan tak menerima alasannya menemani keluarga di rumah sakit.

Malangnya Chen yang memilih untuk berjualan air di dekat pintu keluar stasiun kereta di Nanjing, Jiangsu, harus menerima kenyataan pahit. Dia dianggap sebagai penipu karena menyertakan tulisan yang mengungkapkan bahwa, dia membutuhkan uang di kios jualannya.

Biaya perawatan anaknya di rumah sakit dikabarkan mencapai 6 ribu – 7 ribu yua atau yang setara dengan Rp 11 – Rp 13 juta per bulannya. Selain itu, keluarga Chen yang terdiri atas tiga orang  ini harus merasakan lilitan hutang hingga 50 ribu setara Rp 96 juta setelah kehabisan tabungan.

Oleh sebuah lembaga amal,sebenarnya Chen telah ditawari donasi untuk meringankan beban yang dia panggul. Namun betapa mulianya hati ayah yang satu ini. Dia mengungkapkan hanya ingin menggunakan uang dari hasil keringat sendiri.