Polisi: Video Remaja Serang Pengendara Motor di Jagakarsa Tidak Terbukti

618

kanalberita.net – Baru-baru ini dunia maya, khususnya Facebook digegerkan dengan kemunculan video yang memperlihatkan aksi kekerasan oleh sekelompok remaja melakukan penyerangan di jalanan.

Pada caption video, kelompok remaja itu merupakan calon anggota gangster. Mereka akan direkrut jika berhasil menyelesaikan misi, yaitu menghabisi pengendara motor secara acak dengan senjata tajam.

Sekumpulan pemuda di dalam video tersebut berada di pinggir jalan yang dikabarkan adalah kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Saat motor melintas, mereka langsung menyerang.

Tampak ada dua pengendara motor yang terjatuh akibat serangan yang dilakukan oleh pemuda-pemuda tersebut. Seorang di antaranya terlihat terluka karena terekam berjalan pincang sambil memegangi kaki.

Menindaklanjuti video yang membuat masyarakat was-was, pihak kepolisian, dipimpin langsung oleh Kapolsek Jagakarsa Kompol Prayitno melakukan pengecekan dengan turun ke lapangan.

Dilansir detik.com, Selasa (23/5/2017), setelah menerima informasi dari masyarakat, pihak kepolisian langsung bertindak. Namun dalam penyelidikan tidak ditemukan bukti maupun informasi yang berarti.

Saya semalam (Senin, 22/5/2017) melakukan pengecekan ke lokasi, tidak ada apa-apa. Jadi saya tegaskan, video remaja serang pengendara motor di Jagakarsa tidak terbukti,” kata Prayitno di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Selasa (23/5/2017).

Selain itu, Prayitno mengungkapkan pada saat melakukan pengecekan dia bertemu dengan setiap elemen masyarakat yang ada di wilayahnya. Hal tersebut untuk meyakinkan masyarakat bahwa situasi aman.

Isu mengenai geng motor yang semakin marak beredar membuat masyarakat merasa cemas terhadap keamanan mereka saat beraktivitas, terutama apabila mereka melintasi jalan yang sepi dan gelap.

Namun demi menjaga situasi tetap kondusif, Prayitno memastikan pihaknya akan terus melakukan patroli. Selain itu, anggota kepolisian juga akan menindaklanjuti isu geng motor yang meresahkan itu.

Terkait video viral penyerangan yang dilakukan sekelompok remaja, Kasat Reskrim Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto membantah hal tersebut. Budi menyatakan jika video itu merupakan rekaman dari bulan Februari yang lalu.

Itu video Februari 2017,” ujarnya saat dimintai konfirmasi lebih lanjut oleh detik.com.

Berikut adalah video penyerangan yang meresahkan masyarakat sekitar: