Ini Janji GP Ansor Untuk Hadapi Kelompok Intoleran yang Ada di Indonesia

291

kanalberita.net – Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah akan melakukan tindak lanjut terkait sejumlah kelompok intoleran yang memiliki potensi dalam mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upaya pemerintah tersebut mendapatkan dukungan penuh yang datang dari berbagai elemen masyarakat.

Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor menjadi salah satu pendukung pemerintah atas keberadaan kelompok intoleran yang ada di Indonesia. Keputusan tersebut diambil atas saran yang diberikan oleh KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU.

Dilansir tribunnews.com, Sabtu (6/5/2017), organisasi kemasyarakatan pemuda yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama tersebut mengaku sangat siap diri untuk menjadi benteng yang berdiri di garis paling depan. Ini untuk melawan kelompok radikal yang ingin membawa perubahan terhadap ideologi Indonesia menjadi negara Islam. Tentunya hal ini bertentangan dengan ideologi yang dianut Indonesia, yaitu ideologi Pancasila.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan, jika ideologi Pancasila harus tetap dipertahankan jika ingin menjaga keutuhan NKRI. Karena itu dia menegaskan, jika ada kelompok radikal atau intoleran yang berani berbuat macam-macam di bumi nusantara, pihaknya mengaku siap melawan.

“Ansor siap berhdapan dengan kelompok intoleran, kelompok ideologi impor yang masuk ke Indonesia,” tandas Yaqud tegas kepada wartawan saat acara Tasyakuran Harlah ke-83 Gerakan Pemuda Ansor di Kantor PP GP Ansor, Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Sebagai warga negara Indonesia, PP GP Ansor tidak berharap Indonesia dihancurkan oleh kelompok radikal. Seperti dia contohkan, yaitu kondisi Suriah yang saat ini banyak mendapatkan terror. Hal tersebut karena adanya kelompok intoleran yang ingin mendirikan khilafah.

Imbas yang terjadi di Suriah adalah konflik berkepanjangan melawan ISIS yang masih melanda hingga saat ini.

“Kami tidak akan membiarkan keruntuhan Kerajaan Sriwijaya dan majapahit terulang kembali dan tak membiarkan Indonesia luluh lantak seperti Suriah,” ujarnya tegas.