Begini Jawaban Singkat Ahok Saat Disindir JK

345

kanalberita.net – Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak bersedia banyak komentar mengenai pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tentang dirinya yang dianggap terlalu sering minta maaf.

“Biarin saja lah. Saya enggak mau komentar, panjang nanti kalau saya komentar,” kata Ahok disela blusukan di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/2/2017), dikutip dari tribunnews.com.

Sebelumnya, JK turut berkomentar mengenai polemik yang sedang menghangat di masyarakat Indonesia belakangan ini, yakni terkait permintaan maaf Ahok kepada Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin.

“Seorang pemimpin itu jangan kebanyakan minta maaf, itu artinya dia tidak belajar dari kesalahan,” kata JK di kantornya, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Ia berpesan agar pemimpin harus berhati-hati agar tidak harus minta maaf berkali-kali.

“Minta maaf ke publik ya berapa tahun sekali saja, jangan setiap bulan minta maaf ke publik hal yang sama, berarti hati-hati lah,” ungkapnya.

Ahok memang sebelumnya diberitakan telah meminta maaf secara terbuka kepada Ketua Umum MUI terkait komentar-komentarnya di persidangan dirinya.

“Saya meminta maaf kepada KH Ma’ruf Amin apabila terkesan memojokkan beliau,” ucapnya.

Ia berdalih bahwa apa yang ia lakukan di persidangan adalah upaya untuk membela diri dari dakwaan yang dialamatkan kepadanya.

“Saya sebagai terdakwa sedang mencari kebenaran untuk kasus saya. Untuk itu saya ingin menyampaikan klarifikasi beberapa hal,” kata Ahok dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, di Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut juga mengklarifikasi tentang kabar bohong jika dirinya yang akan melaporkan KH Ma’ruf Amin ke polisi terkait kesaksian yang dianggap palsu.

“Kalau pun ada saksi yang dilaporkan, mereka adalah saksi pelapor, sedangkan Kiai Ma’ruf bukan saksi pelapor, beliau seperti saksi dari KPUD yang tidak mungkin dilaporkan,” tutur Ahok.