Innalillahi, Mantan Menkop Adi Sasono Tutup Usia

318

adi-sasono

kanalberita.net – Mantan Menteri Koperasi dan UKM di era pemerintahan presiden Bj Habibie, Adi Sasono menutup usia di RS Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Seperti yang dilansir oleh detik.com, mantan Ketua Umum ICMI itu meninggal setelah 3 hari menjalani kemoterapi. Belum diketahui pasti penyebab meninggal yang bersangkutan.

“Turut berduka cita Pak Adi Sasono meninggal dunia. Kami mendapat informasi dari anaknya yang ketiga mas Adit (Aditya Krisnamurty). Beliau memang 3 hari dirawat di ICU Mayapada. Memang 3 hari kemoterapi” kata Andi, pukul 18.10 WIB.

Namun Andi belum tahu persis tepat pukul berapa Adi menghembuskan nafas terakhirnya, “Saya tidak tahu persis tapi baru saja dikomunikasikan” tuturnya.

Ketika ditanya apakah jenazah almarhum masih di RS Mayapada, Andi juga belum bisa memberikan informasi.

“Kurang pasti informasinya dari orang dekat Pak Adi Sasono, Ibu Tata nelepon anaknya Adi Sasono. Kabar sementara baru itu yang kami terima” ungkapnya.

Adi Sasono meninggal karena mengidap penyakit kanker hati. Almarhum dirawat di RS Mayapada selama 3 hari dan meninggal dunia pada pukul 17.20 WIB sore tadi. Pemakaman Adi Sasono akan dilaksanakan pada siang hari setelah usai shalat dzuhur di TPU Tanah Kusir, Jaksel, Minggu (14/8).

Adi Sasono merupakan pejuang ekonomi kerakyatan. Selain itu, almarhum dikenal sebagai orang yang sangat memperhatikan rakyat.

“Saya beruntung sering mendapatkan banyak inspirasi tentang masyarakat dari Beliau. Sentuhan Beliau kepada masyrakat sulit dibandingkan. Ketika Pak Adi disebut the most dangerous man oleh majalah Amerika, saya semakin memaklumi bahwa Beliau orang bebahaya untuk golongan borjuis. Hari ini saya terkejut kehilangan karena 10 hari lalu masih berbincang dengan Beliau. Selamat jalan Pak Adi, Insha Allah akan kami lanjutkan perjuanganmu,” ujar Priyo

Politisi senior Golkar Ginandjar Kartasasmita juga menyampaikan duka atas meninggalnya Adi Sasono.

Ginandjar Kartasasminta mantan Menteri ESDM merasa menyesal tidak berada disisi sahabatnya menjelang nafas terakhir.

“Innalillahi wa innalillahi rojiun. Sangat menyesal sekali tidak berada disamping beliau saat beliau meninggalkan kita. Beliau adalah sahabat, teman seperjuangan dan rekan yang setia, yang cinta serta mengabdikan seluruh hidupnya bagi bangsa dan negara yang dicintainya”, jelas Ginandjar, Sabtu (13/8/2016).

“Beliau adalah pejuang keadilan dan pahlawan ekonomi rakyat. Kita semua kehilangan beliau. Seluruh doa kita curahkan bagi beliau” tutup Ginandjar.

Adi Sasono yang pernah menjadi Ketua ICMI. Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Adi Sasono.

Sumber:detik.com