Lagi, Bandara Ini Mendapat Ancaman Bom

295

68e18e82-1987-48a9-a47c-d80ee583ffbd

kanalberita.net – Aksi terorisme di Eropa saat ini sedang menuju Belanda. Polisi Belanda sedang bersiaga atas ancaman bom yang terjadi di Bandara Schipol, Amsterdam. Petugas sudah menahan seorang pria yang histeris berteriak “BOM” di dalam bus. Namun polisi tidak menemukan ‘sesuatu’yang berbau ancaman dari pria tersebut.

Seperti yang dilansir oleh Reuters, petuga tengah melakukan penyelidikan semua kendaraan yang berada di dekat Bandara Schipol. Konon, Bandara Schipol ini merupakan salah satu bandara terbesar di Eropa. Polisi setempat menetapkan ini sebagai situasi siaga karena sepekan lalu petuga menerima informasi dari pihak intelijen untuk bersiap-siap terhadap serangan.

Cnn.com melaporkan pria yang terlihat bingung dan melepaskan pakaiannya kemudia diamankan oleh petugas di bawah todongan senjata di sisi sebuah jalan raya, saat bus yang ia tumpangi digeledah pada Senin, (1/8/2016).

Polisi Belanda tidak mau merasa kecolongan seperti halnya yang terjadi di Belgia dan Turki. Seperti yang diketahui , Bandara Internasional di Brussels, Belgia menjadi sasaran pengeboman oleh ISIS pada 22 Maret 2016. Aksi pengeboman ini juga terjadi di Bandara Internasional Ataturk di Istanbul, Turki pada tanggal 28 Juni yang lalu

Sebelumnya pada hari Minggu (24/7/2016), seorang pengunsi Suriah yang suakanya di tolak oleh Jerman melakukan bom bunuh diri dengan bom yang ia rakit sendiri. Insiden ini berlangsun di depan sebuah restoran yang berdekatan dengan festival musik Ansbach Open.

Pada hari yang sama, seorang pengungsi berasal dari Suriah berusia 21 tahun ditangkap oleh petugas kepolisian karena membunuh seorang wanita hamil. Selain itu, aksi ini juga melukai dua orang lainnya di bagian kota barat daya Reutligen, Stuttgart, Jerman.

Kedua serangan ini serentak terjadi selang beberapa hari setelah kejadian aksi penembakan di Munich yang sudah menewaskan Sembilan orang.

Kejadian ini menyebabkan kemacetan yang panjang di ruas jalan utama di Belanda. Setelah penyerangan yang sudah terjadi di Perancis, Belgia, dan Jerman disebutkan bahwa Belanda berpotensi sebagai sasara empuk aksi terorisme selanjutnya. Hal ini dikarenakan karena Belanda turut mendukung serangan udara untuk melawan ISIS di Timur Tengah.

Saat ini Belanda makin memperketat antisipasi dari serangan ISIS. Sebab, ISIS mengancam akan melakukan penyerangan terhadap beberapa Negara yang tergabung dalam pasukan koalisi Suriah dan Irak. Dan salah satunya yang tergabung dalam koalisi tersebut adalah Belanda.

Sumber : CNN Indonesia dan Hauntnews