Ali Sonboly, Pembantai di Munich Seorang Ramaja Korban Bully

298

ali-sonboly-pelaku-penembakan-mal-di-munich-diduga-depresi

kanalberita.net – Ali David Sonboly, pemuda usia 18 tahun berkewarganegaraan ganda , Jerman dan Iran ditetapkan sebagai pelaku tunggal di pusat perbelanjaan Olympia, Munich, Jumat (22/7/2016) sore. Ali memberondongkan senjatanya di restoran Mc Donalds pukul 16.00 waktu setempat hingga mewesakan 9 orang. Ia sendiri lantas bunuh diri setelah melakukan aksi kejam tersebut.

Dilansir dari merdeka.com, pelaku dinyatakan oleh pihak kepolisian setempat sebagai remaja yang mengalami depersi. Di kamar pelaku ditemukan banyak buku terkait kasus-kasus pembunuhan. Sonboly sepertinya terobsesi dengan aksi para maniak di pelbagai negara yang melakukan penembakan massal.

“Pelaku menderita depresi,” kata Huberturs Andrae, juru bicara Kepolisian Munich seperti dilansir the Daily Telegraph, Sabtu (23/7/2016).

Selain itu, Hubertus Andrae, juga menyelidiki keterkaitan insiden di Munich dengan pembantaian di Norwegia. Sonboly diketahui secara khusus mempelajari aksi Anders Behring Breivik, teroris sayap kanan yang lima tahun lalu menghabisi 77 orang di Norwegia. Anders Behring Breivik, merupakan pria berkulit putih yang menyebut dirinya sebagai pria yang fundamentalis, anti-Islam, anti-Marxasime, anti-imigran dan anti-multikulturalisme.

“Ada kaitan jelas bahwa aksi ini terinspirasi Breivik,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Beberapa teman sekolahnya, Sonboly adalah salah satu korban bully di sekolah. Hal ini juga dikuatkan oleh pernyataan tetangga yang menyebutkan bahwa ramja tersebut adalah seorang yang pemalu dan pemalas.

Aksi penembakan yang dilakukan oleh Sonboly belum bisa dibilang sebagai aksi terorisme yang kerap kali dihubungkan dengan ISIS. Diduga. Ia melakukan penembakan ini sebagai luapan kemarahan dan depresinya. Hingga sebelum aksi penembakan terjadi, dia tidak memiliki catatan kriminal. Kepolisian Jerman juga belum secara resmi mengumunkan apa motif dibalik penembakan ini.

Aksi yang mengagetkan publik dunia tersebut telah tercatat menewaskan sembilan orang, terdiri dari lima anak-anak, dua remaja, serta dua orang dewasa dalam tragedi penembakan massal di Mal Olympia. Diperkirakan 27 orang luka-luka, 10 di antaranya dalam kondisi kritis