Pelaku Teror Truk di Perancis Ternyata Peminum Alkohol dan Makan Babi

338

Nice-689891

kanalberita.net – Polisi telah melakukan penyelidikan lebih dalam terkait teror dengan menggunakan truk di Nice, Perancis yang telah menewaskan sedikitnya 84 orang. Sopir yang menabrakan truknya ke kerumunan warga diidentifikasi sebagai Mohamed Lahouaiej Bouhlel, seorang pria keturunan Tunisia.

Kejadian ini dikait-kaitkan dengan ISIS, bahkan sebuah sumber menyatakan jika pelaku termasuk anggota kelompok radikal tersebut.

“Orang yang melakukan operasi di Nice, Prancis, untuk menubruk orang-orang adalah salah satu anggota ISIS,” ujar agensi berita Amaq, yang mendukung gerakan ISIS, lewat akun Telegram, seperti yang dilansir republika.co.id.

Meski demikian, informasi yang dikemukakan oleh keluarga pelaku menunjukan bahwa Bouhlel bukan seorang muslim yang baik. Menurut sepupunya Walid Hamou, pria berusia 31 tahun tersebut sering kedapatan meminum alkohol, memkan babi dan tidak pernah pergi ke masjid.

“Dia tidak pernah berdoa atau menghadiri masjid, dan memukul istrinya. Dari perkawinan itu, ia memiliki tiga anak berusia lima tahun, tiga tahun, dan 18 bulan. Namun kini dalam proses mendapatkan perceraian,” tulis MailOnline berdasar keterangan Hamou.

Bahkan Hamou menganggap keluarganya tersebut bukan seorang muslim. “Dia minum alkohol, makan daging babi dan mengambil obat. Padahal ini semua dilarang dalam Islam. Dia bukan seorang Muslim,” katanya.

Berdasar informasi yang dirilis oleh republika.co.id, disebutkan jika Bouhlel sudah dipantau oleh pihak kepolisian Perancis sejak Januari yang lalu karena telah melakukan kejahatan kategori ringan. Bouhlel diketahui kehilangan pekerjaan karena kedapatan tidur saat mengemudi hingga kendaraannya menabrak empat mobil. Dia juga tercatat pernah terlibat dalam perkelahian di sebuah bar.