Masjid Nabawi Diserang Bom Bunuh Diri, Potongan Tubuh Berserakan

435

Innalillahi-Bom-Meledak-di-Dekat-Kompleks-Masjid-Nabawi-Madinah

kanalberita.net – Sholat tarawih berjamaan yang terkahir di tahun ini berubah menjadi mencekam di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Pasalnya sebuah bom bunuh diri meledak hingga membuat warga berhamburan karena panik sekitar pukul 19:00, Senin (4/7/2016).

Sebuah gambar dan video yang menyebar di media sosial memperlihatkan mobil terbakar hebat pasca ledakan tersebut.

Bagian tubuh pelaku berserakan di lokasi kejadian yang merupakan distrik bisnis tersebut. “Bom bunuh diri pastinya. Saya melihat jenazahnya meledak berkeping-keping,” kata seorang warga, dikutip dari tempo.co

Sebelumnya juga ada ledakan bom di Qatif, kota di Timur Arab Saudi. Kota Qatif merupakan lokasi bagi banyak minoritas muslim Syiah. Ledakan di Qatif juga disebut sengaja mengincar masjid umat muslim Syiah. Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa akibat ledakan di kota Qatif.

Dilansir dari detik.com, disebutkan bahwa Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menginformasikan jika kejadian di Masjid Nabawi bermula saat petugas keamanan mencurigai seseorang yang hendak masuk ke dalam Masjid. Saat coba dihentikan tersebut ia meledakan diri.

Ketika mereka mencoba untuk menghentikannya, ia meledakkan dirinya dengan sabuk peledak yang menyebabkan kematiannya, dan kematian empat personel keamanan,” kata pernyataan pihak Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi

Masjid-Nabawi-Madinah-Dibom-730x355

Kejadian tersebut menelasn korban jiwa sebanyak 4 orang pasukan keamanan, sementara sedikitnya ada lima orang lainnya mengalami luka-luka cukup serius.

Seluruh korban adalah anggota pasukan darurat khusus Arab Saudi yang dijalankan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Qari Ziyaad Patel, 36 tahun, jamaah asal Afrika Selatan yang saat itu berada dalam Masjid mengira ledakan hebat tersebut adalah suara meriam yang sengaja dibunyikan untuk menyambut Idul Fitri. “Getarannya sangat kuat,” kata Patel seperti dikutip Associated Press. “Suaranya seperti gedung meledak.”