Sadis! Video Detik-Detik The Jakmania Aniaya Brigadir Hanafi Hingga Buta Mata Kirinya

939

jakmania video

kanalberita.net – Brigadir Hanafi, korban pengeroyokan pada Jumat (24/6/2016) oleh sekelompok The Jakmania, suporter Persija masih tergolek sakit. Diberitakan jika dia mengalami kebutaan mata kirinya akibat penganiayaan sadis tersebut.

Kerursan tersebut pecah saat Persija bertanding melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada perhelatan ‘Torabika Soccer Championship’. Pada menit ke-80, gawang Persija kebobolan, sejak saat itu situasi menjadi tak terkendali.

“Pertandingan berhenti karena ada penonton yang lompat pagar. Kita halau. Kemudian terjadi perusakan pagar di tribun 13 dan 14. Mereka menjebol pagar tribun dan melompat lapangan. Itu yang terjadi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (26/6/2016) seperti dilansir merdeka.com.

Brigadi Hanafi diserang ketika akan mengamkan superter yang akan merusak pagar pembatas. Brigadir Hanafi sendiri terpisah dari rombongan aparat kepolisian yang lainnya. Hanafi yang saat itu berada di sekitar luar gate 7 pun terkena lemparan massa yang saat itu hendak keluar.

Polisi nahas tersebut medapat penganiayaan cukup serius, selain dipukul dia juga mendapat luka benda tajam. Ia mengalami luka sobek dibagian kepala, retak di bagian dagu dn pelipis kanan kiri, serta menderita luka serius di bagian matanya. Bahkan dalam video yang dirilis oleh cyber crime Polda Metro Jaya, nampak seorang superter menindihkan pagar besi ke tubuh Brigadir Hanafi yang sudah terkapar.

Akibat kejadian tersebut, bola mata kiri Brigadir Hanafi harus diangkat karena mengalami luka yang cukup serius.

“Bola mata kirinya sudah tak bisa digunakan dan harus diangkat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan, Rabu (29/6/2016), dilansir dari merdeka.com.

Kerusuhan tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah kendaraan bermotor dan fasilitas stadion. Empat orang polisi menjadi korban luka termasuk Brigadir Hanafi.

Berikut videonya: