Ketika Donald Trump Sudutkan Islam, Muhammad Ali Garang Melawan

230

kanalberita.net – Muhammad Ali, seorang petinju legendari telah berpulang. Ali menjadi sangat fenomenal karena aksinya di atas ring begitu memukau. Tidak hanya itu, Ali dikagumi karena dirinya termasuk muslim yang tidak malu mengakui akan keislamannya.

Kecintaan Muhammad Ali pada Islam bermua di tahun 1962, Saat itu Ali bertemu dengan salah seorang pejuang hak asasi berkulit hitam lainnya, yaitu Malcolm X. Dari Malcolm inilah dia mengerti tentang Islam dan menghadiri berbagai pertemuan dan forum-forum Islam.

Keseriusan Ali dalam menjalankan agamanya sudah terlihat sejak lama. Laman wikipedia menyebutkan bahwa Ali menceraikan istri pertamanya, Sonji Roi, karena Ali menganggap pakaian istrinya tersebut tidak Islami.

Selain itu, Ali juga termasuk yang berada dibarisan depan ketika kandidat calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump banyak mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan Islam.

Ketika ramai pemberitaan mengenai Trump yang gencar mengeluarkan pernyataan kontroversial mengenai muslim, Ali menentang segala pernyataan Trump tersebut.

“Saya adalah seorang Muslim, dan tidak ada yang Islami dari pembunuhan Muslim di Paris, San Bernardino, ataupun di seluruh dunia. Muslim sesungguhnya tahu, kekerasan yang disebut jihadis Islam bertentang dengan prinsip ajaran kami,” kata Ali.

Pria yang memiliki nama lahir Cassius Marcellus Clay tersebut lantas menjelaskan bahwa mereka yang melakukan tindakan keji itu telah jauh menyimpang dari Islam.

“Kami sebagai seorang Muslim akan berdiri melewan mereka yang menggunakan Islam untuk agenda pribadi mereka. Mereka telah jauh dari ajaran tentang Islam. Muslim sesungguhnya tahu dan harus tahu bahwa hal itu bertentangan dengan ajaran agama kita untuk mencoba atau memaksakan Islam kepada siapapun,” lanjutnya.

Lantas dirinya juga menyindir para politikus. “Berbicara sebagai seseorang yang belum pernah dituduh melakukan perbaikan politik, saya yakin para pemimpin politik kita bisa menggunakan posisi mereka untuk memberikan pemahaman tentang Islam. Kemudian mengklarifikasi kesalahpahaman pandangan sesat orang tentang Islam,” pungkasnya.